Psikologi Forensik Sebut Pelecehan Terhadap Putri Candrawathi Layak Dipercaya

Avatar of Aida Syafitri

- Redaktur

Kamis, 22 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Putri Candrawathi saat Hadiri Sidang di PN Jakarta Selatan(tvonenews)

Putri Candrawathi saat Hadiri Sidang di PN Jakarta Selatan(tvonenews)

HMK, HUKRIM — Saksi Ahli Psikologi Forensik dari Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia, Reni Kusumowardhani hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (21/2022).

Dalam keterangannya, Reni Kusumowardhani menyebutkan bahwa hasil dari pemeriksaannya terhadap Putri Candrawathi (PC) terungkap, jika kekerasan seksual yang dialami layak dipercaya.

Hal ini ia paparkan berdasarkan indikator yang sesuai teori-teori psikologi.

Namun, sebelum Saksi Ahli Psikologi Forensik dari Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia, Reni Kusumowardhani menyebutkan hal itu, dirinya ditanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) soal apa yang dia temukan ketika memeriksa informasi yang diberikan PC.

Apakah informasi yang diberikan PC benar atau tidak berdasarkan pemeriksaannya dengan pendekatan Piskologi Forensik?

Tak hanya itu saja, Saksi Ahli Psikologi Forensik, Reni Kusumowardhani juga dipertanyakan soal teori malingering yang dia sebutkan di dalam BAP.

“Di dalam laporan kami ada simpulan yang berbunyi bahwa keterangan ibu Putri Candrawathi terkait peristiwa kekerasan seksual yang dialami PC di Magelang, itu bersesuaian dengqn indikator keterangan yang kredibel,” ujar Saksi Ahli Psikologi Forensik dari Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia, Reni Kusumowardhani, di dalam persidangan tersebut kepada JPU dan Majelis Hakim, di PN Jaksel, Rabu (21/2022).

Lantas bagaimana pihaknya menarik kesimpulan tersebut? Dia sebutkan, pihaknya telah menyesuaikan dengan proses kredibelitas assessment yang mengacu pada Bull dkk 2004 dan Perezin 2021 dan di dalam researchnya itu ada tujuh indikator.

“Itu untuk keterangan yang kredibel atau keterangan yang tidak kredibel. Pada keterangan ibu PC memenuhi ketujuhnya .

Jadi yang pertama adanya detail informasi yang cukup kaya tentang apa yang terjadi dan kemudian juga ada verifiability of detail, akurasinya ini bisa bersesuaian karena ada situasi situasi yang mendukung yang juga diinformasikan oleh pihak yang lain,” katanya.

“Jadi pada waktu itu, dari saudar Ricky dan saudara Richard bahwa ibu (PC) dapat telepon ibu menangis pada saat yang bersesuaian,” sambungnya menjelaskan.

Lanjutnya menjelaskan, kemudian Ibu Susi mendengar Ibu Pc menangis dan kemudian pintu dibuka dan ditutup kembali.

Setelah itu, ia juga sebutkan ada juga informasi dari Kuat bahwa Yosua (Brigadir J) cekingukkan.

“Dan itu timingnya, jika kita coba di dalam circumstantial evidence, itu saling berkesinambungan relevan dan konsisten, seperti itu.

Dan kemudian, juga secara alur apa yang disampaikan, juga bisa dijelaskan secara teoritis, termasuk relasi kuasa di dalam konstruksi gender,” ujarnya.

“Oleh karena itu simpulan kami bersesuaian dengan kriteria kredibel dan di dalam rekomendasi kami, kami menyarakankan di situ, ini relevan untuk didalami dan ditindaklanjuti,” sambungnya menuturkan.

Sebelumnya diberitakan, Fakta baru terungkap dalam sidang lanjutan perkara kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.



Saksi Ahli Psikologi Forensik, Reni Kusumowardhani mengatakan bahwa sikap Brigadir J dinilai berubah setelah dirinya menjadi sopir istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Brigadir J diketahui menjadi salah satu sosok yang mendominasi, mudah tersinggung hingga berani menolak perintah atasan.

Hal tersebut disampaikan oleh Reni saat menjadi salah satu saksi ahli yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (21/2022).

Reni menjelaskan bahwa data kepribadian Brigadir J itu didapat melalui keterangan keluarga hingga rekan kerjanya semasa hidup.

Menurut Reni, Brigadir J memiliki kecerdasan dalam taraf rata-rata orang pada umumnya.

Kemudian, Brigadir J juga dinilai sebagai polisi yang cekatan, berdedikasi dan patuh. “Layak direkomendasikan sebagai ADC pejabat tinggi kepolisian,” ucap Reni.

Kendati demikian, semua berubah lantaran Brigadir J saat bertugas mendampingi Putri sebagai sopir keluarga Sambo.

Reni menyampaikan Brigadir J dinilai jadi lebih mendominasi dibanding dengan ajudan Sambo yang lainnya.

Selain itu, penampilan Brigadir J sejak bertugas mendampingi Putri terkesan jauh lebih mewah. “Berperilaku yang dinilai ada kalanya tidak selayaknya ADC,” terang Reni.

Bahkan, Brigadir J juga berani melawan perintah atasan dan gampang tersinggung serta kerap merespons dengan emosional.

“Merasa lebih percaya dan lebih diistimewakan oleh Bu Putri dan memiliki keberanian untuk menunda serta tidak melaksanakan perintah atasan, lebih mudah tersinggung dan merespons kemarahan,” ujar Reni. (tvonenews)

Editor : Aida

Berita Terkait

Tekab 308 Polsek Pulau Panggung Ringkus Tiga Pemuda Pelaku Curanmor di Dua Lokasi
Polres Anambas Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Drainase Rp10,2 Miliar
Tiga Pengedar Ganja Ditangkap Satresnarkoba Tanjungpinang, Dua di Antaranya ASN PPPK
Polres Pemalang Ringkus Pelaku Pembunuhan Wanita Muda di Komplek BLA
Sempat Buron, Pelaku Penusukan 17 Kali Akhirnya Ditangkap di Laut Tanjung Elong
Unit Reskrim Polsek Bintan Timur Ringkus Duo Curanmor yang Beraksi di Tujuh TKP
Bea Cukai Batam Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Narkoba, Total 1,5 Kg Diamankan
Pemasok Masih DPO, Polisi Ringkus Delapan Pengedar Jaringan Sabu

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:35 WIB

Tekab 308 Polsek Pulau Panggung Ringkus Tiga Pemuda Pelaku Curanmor di Dua Lokasi

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:56 WIB

Polres Anambas Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Drainase Rp10,2 Miliar

Jumat, 28 November 2025 - 14:09 WIB

Tiga Pengedar Ganja Ditangkap Satresnarkoba Tanjungpinang, Dua di Antaranya ASN PPPK

Rabu, 26 November 2025 - 13:01 WIB

Polres Pemalang Ringkus Pelaku Pembunuhan Wanita Muda di Komplek BLA

Senin, 24 November 2025 - 15:12 WIB

Sempat Buron, Pelaku Penusukan 17 Kali Akhirnya Ditangkap di Laut Tanjung Elong

Berita Terbaru

Kejari Anambas peringanti Hakordia 2025, Selasa (9/12/2025) foto: Istimewa

Hukum & Kriminal

Hakordia 2025, Kejari Anambas Dorong Tata Kelola Bersih dan Antikorupsi

Rabu, 10 Des 2025 - 10:19 WIB