Apabila pantun yang dari si pria tersebut diterima oleh pihak si gadis, maka selanjutnya kedua orang tua gadis maupun pria tersebut akan memakaikan pacar atau inai ke tangan pemuda dan gadis tersebut.

Baca Juga: Rumah Kayu di Lingga Bahannya Miliki Banyak Sebutan, Salah satunya Kayu Rasuk, Ini 13 Sebutan Lainnya

Pemuda dan gadis tersebut sudah bisa dibilang memiliki hubungan setelah dipakaikan pacar atau Inai di tangan keduanya, hubungan inilah yang disebut dengan istilah ‘pacaran’.

Kata pacaran ini pun masih digunakan hingga saat ini, kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan pasangan muda mudi yang sedang menjalin hubungan asmara

Meski keduanya dinyatakan menjalin hubungan ‘pacaran’, nyatanya pacaran pada zaman dulu tidak terang-terangan memamerkan kemesraan mereka di depan umum.

Zaman dulu, keduanya akan sangat menjaga hubungan ‘pacaran’ mereka sebelum terjadi akad pernikahan

Tidak seperti sekarang yang kebanyakan memamerkan kemesraan hubungan mereka secara terang-terangan bahkan di posting dan di unggah di media sosial.