Pada tahun 1994, terjadi aksi petani di Ngawi, Jawa Timur. Wiji Thukul yang memimpin massa dan melakukan orasi ditangkap serta dipukuli militer.
Baca Juga: Kondisi Terkini Ibu Sambung Azriel Hermansyah, Apakah Ashanty Harus di Operasi ?
Pada 1992 ia ikut demonstrasi memprotes pencemaran lingkungan oleh pabrik tekstil PT Sariwarna Asli Solo. Tahun-tahun berikutnya Wiji Thukul aktif di Jaringan Kerja Kesenian Rakyat (Jakker) sebagai ketua
Tahun 1995 Wiji Thukul mengalami cedera mata kanan karena dibenturkan pada mobil oleh aparat sewaktu ikut dalam aksi protes karyawan PT Sritex.
Baca Juga: Guspurla Koarmada I Gelar Latihan di Perairan Singapura
Wiji Thukul salah seorang dari belasan aktivis yang hilang. April 2000, istri Wiji Thukul, Sipon melaporkan suaminya yang hilang ke Komisi untuk orang hilang dan korban tindak kekerasan (Kontras).
Forum Sastra Surakarta (FSS) yang dimotori penyair Sosiawan Leak dan Wowok Hesti Prabowo mengadakan sebuah forum solidaritas atas hilangnya Wiji Thukul berjudul “Thukul, Pulanglah” yang diadakan di Surabaya, Mojokerto, Solo, Semarang, Yogyakarta, dan Jakarta.

