HARIANMEMOKEPRI — Lagu Aku Harus Jujur yang dibawakan oleh Band Kerispatih dan diciptakan oleh Badai ini memiliki makna yang kontroversi bagi masyarat Indonesia.

Lagu Aku Harus Jujur diliris pada tahun 2009 lalu sudah didengarkan dan ditonton 11 juta kali oleh para penikmat musik di Indonesia, Band Kerispatih sendiri berdiri pada tahun 2003 dan selalu berhasil menarik perhatian pencinta musik tanah air.

Dibalik Lagu Aku Harus Jujur ada kisah yang dialami sendiri oleh Badai yang merupakan pencipta lagu tersebut, sebagaimana dikutip harianmemokepri.com di kanal Youtube Abdel Achrian pada 4 Maret 2023.

Baca Juga: Cover Lagu Tercipta Untukku Band Ungu Keisha Alvaro dan Zara Leola Curi Perhatian Warga Net, Ini Infonya

Lagu Harus Jujur yang sebenarnya sudah dirilis sejak beberapa tahun silam kembali ramai diperbincangkan oleh pecinta musik di Indonesia karena dianggap mengangkat isu yang tergolong tabu.

Badai menjelasjkan bahwa Lagu Harus Jujur ini sebenarnya menceritakan kisah percintaan seorang gay yang bertahun-tahun menyembunyikan jati dirinya kepada kelurga dan terutama sang istri.

Pria tersebut bercerita kepada Badai bahwa selama bertahun-tahun, ia telah membohongi pasangannya. Bahwa sebenarnya si pria tidak menyukai perempuan. Dan ia berniat ingin mengatakan kebenaran kepada pasangannya. Dari kisah itulah Lagu Aku Harus Jujur tercipta.

Baca Juga: Umar Patek Pelaku Kasus Bom Bali Telah Bebas Bersyarat Buat Rasa Takut di Masyarakat, Cek Info Selengkapnya

Ada sepenggal lirik dari Lagu Aku Harus Jujur yang salah didengar oleh pendengar musik yakni “Tak ada satupun yang mungkin bisa, terima kaum seperti aku” tetapi sering kali terdengar seperti “tak ada satupun yang mungkin bisa, terima kau seperti aku” dan makna dari kata kaum ini ialah untuk gay itu sendiri.

Nah berikut ini lirik Lagu Aku Harus Jujur Ciptaan Badai :

Maafkan, kali ini aku harus jujur
Kau harus tahu siapa aku sebenarnya
Terfikir dalam benakku tentang cinta terlarang
Selama ini kupendam

Baca Juga: 7 Rekomendasi Film Bollywood Komedi Untuk Menghilangkan Rasa Lelah, Apa Saja ? Berikut Penjelasannya

Jangan salahkan keadaan ini, sayang
Semua adalah keterbatasanku saja
Tak mampu menjadi yang kaumau
Aku mencoba dan aku tak mampu

Tak bisa lagi mencintaimu
Dengan sisi lainku
Aku tak sanggup menjadi biasa
Aku tak sanggup

Tak ada satu pun yang mungkin bisa
Terima kaum seperti aku
Kumohon jangan salahkan aku lagi
Ini aku yang sebenarnya, oh-wo

Baca Juga: Ini Tanggapan Dedy Corbuzier Mengenai Kasus Mario Dandy Satrio, Simak Selengkapnya

Tak mampu menjadi yang kau mau
Aku mencoba dan aku tak mampu, hu-wo-oh-wo
Aku tak sanggup

Tak bisa lagi mencintaimu
Dengan sisi lainku
Aku tak sanggup menjadi biasa
Aku tak sanggup

Tak ada satu pun yang mungkin bisa
Terima kaum seperti aku
Kumohon jangan (kumohon jangan) salahkan aku lagi (salahkan aku)
Ini aku
Maafkan kali ini
Aku harus jujur***