Dalam Film Buya Hamka bercerita tentang kehidupan sosok Buya Hamka dari kecil hingga dewasa yang melakukan pendidikan di luar negeri. Namun, setelah beberapa tahun tinggal di luar negeri, Buya Hamka memutuskan kembali ke Indonesia.
Setibanya di Indonesia Buya Hamka pergi ke Yogyakarta untuk menimba ilmu. Buya Hamka juga turut menjadi bagian dari perjuangan para pahlawan dalam melawan penjajah. Disisi lain, Buya Hamka pernah ditangkap di masa pemerintahan presiden Soekarno, karena dianggap terlalu kritis.
Buya Hamka pernah ditunjuk menjadi imam sholat jenazah presiden Soekarno. Hal itu membuat Buya Hamka mengingat masa-masa saat ia berada dalam jeruji besi karena dianggap terlalu kritis.
Namun hal itu tidak lantas membuat Buya Hamka menolak menjadi imam sholat jenazah tersebut, sebab baginya itu adalah sebuah kehormatan. Dari tahun 1951 hingga tahun 1960, Buya Hamka menjabat sebagai Pegawai Tinggi Agama oleh Menteri Agama Indonesia.

