HARIANMEMOKEPRI.COM — Bahasa Cinta sering kali menjadi topik pembicaraan yang menarik diberbagai media sosial seperti instagram dan juga youtube.
Namun tak banyak juga yang mengerti maksud dari Bahasa Cinta itu sendiri.
Bahasa Cinta pertama kali diperkenalkan oleh seorang penulis bernama Gery Chapman dibuku yang ia tulis pada tahun 1999 silam.
Baca Juga: Polda Kepri Gelar Apel Operasi Keselamatan Seligi 2023, Sebanyak 369 Personel Diturunkan
Buku yang berjudul The Five Love Languages : How to express heartfelt commitment to your mate menjelaskan tentang, manusia yang mengekspresiakan cinta atau menerima cinta menjadi 5 Bahasa Cinta.
Dengan itu banyak orang yang ingin mengetahui jenis Bahasa Cinta nya ataupun orang lain dan hal itu dipercaya bisa mendapatkan hubungan yang jauh lebih baik.
Jika seseorang mengetahui apa Bahasa Cinta pasangannya maka ia akan mudah meperlakukan pasangannya karena sesuai dengan yang pasangannya butuhkan.
Simak Bahasa Cinta dibawah ini untuk mengetahui kita termasuk kategori apa:
1. Physical Touch
Bahasa Cinta physical touch ini berarti merasa senang jika berkontak fisik dengan orang terdekat. Meraka yang Bahasa Cintanya sentuhan fisik merasa dicintai jika mendapat sentuhan fisik yang cukup dari pasangannya seperti belaian rambut, gandengan tangan.
2. Quality Time
Bahasa Cinta quality time senang menunjukkan rasa cintanya dengan menghabisakan waktu bersama. Seperti mentonton flm, atau hanya sekedar jalan-jalan di taman.
3. Act Of Service
Bahasa Cinta act of service ini berartikan memberiakan pelayanan terhadap pasangan. Pelayanan yang dimaksud ialah menyiapakan makan, menjemput atau sekedar mengambilkan hal yang dibutuhkan.
4. Word Of Alffirmation
Bahasa Cinta Word Of Alffirmation bentuk perhatian yang diberikan atau yang diinginkan ialah dari kata-kata atau secara verbal seperti ucapan “selamat pagi sayang, semangat yaa untuk kerjanya hari ini aku yakin kamu pasti bisa”
5. Receiving Give
Bahasa Cinta receiving give ini senang memberikan perhatian dengan cara memberikan hadiah-hadah kecil tidak selalu harus mahal seperti makanan yang dibuat sendiri.(CER1)

