“Kami ingin masyarakat Tanggamus, khususnya pengrajin, mampu berkiprah lebih luas dalam pengembangan motif belah ketupat,” ujarnya.
Sementara itu, Hendra Wijaya Mega mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.
“Melalui kegiatan ini kita bisa melakukan berbagai terobosan, meningkatkan keterampilan pengrajin, serta menumbuhkan inovasi produk dan pemasaran. Mari cintai produk asli Tanggamus agar tidak menjadi tamu di daerah sendiri,” katanya.
Hendra menambahkan, saat ini terdapat 27.801 UMKM di Kabupaten Tanggamus dan 429 ribu UMKM di Provinsi Lampung.
Pemkab Tanggamus akan terus memberikan perhatian serta pendampingan agar para pelaku usaha dan pengrajin dapat mengembangkan produk lokal hingga menembus pasar nasional maupun internasional.
Kegiatan ditutup dengan sesi praktik langsung pembuatan motif belah ketupat yang dipandu narasumber Marhasan Samba, Devi Craf, dan Yana Kebung.

