“Pengembangan ekonomi Batam sangat bergantung pada investasi, baik dalam negeri maupun asing. Dengan hadirnya pemimpin baru, diharapkan investasi dapat meningkat lebih progresif,” ujar Airlangga.
Pelantikan ini juga menandai implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 4 Tahun 2025, yang mengubah struktur kepemimpinan BP Batam.
Dalam aturan tersebut, Kepala BP Batam dijabat secara ex-officio oleh Wali Kota Batam, sementara Wakil Kepala BP Batam dijabat oleh Wakil Wali Kota Batam.
Apresiasi untuk Kepemimpinan Sebelumnya
Menko Airlangga juga menyampaikan apresiasi kepada mantan Kepala BP Batam Muhammad Rudi dan mantan Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto atas dedikasi mereka dalam membangun Batam.
“Berbagai infrastruktur telah dibangun, termasuk jalan, flyover, pelabuhan, Bandara Hang Nadim, serta kawasan industri. Semoga segala upaya yang telah dilakukan menjadi amal ibadah, dan kami mendoakan agar keduanya tetap sehat dan sukses,” kata Airlangga.
Usai pelantikan, Amsakar Achmad mengajak seluruh jajaran BP Batam untuk tetap solid dalam menjalankan tugas guna meningkatkan investasi di Batam.

