Struktur ini menunjukkan bahwa pertumbuhan Batam bertumpu pada sektor bernilai tambah dan penguatan ekosistem industri.
Di tingkat regional, Batam menyumbang sekitar 73,5 persen dari total realisasi investasi Provinsi Kepulauan Riau mencapai sekitar Rp23,8 triliun pada periode yang sama. Kontribusi ini menegaskan peran Batam sebagai motor utama perekonomian daerah.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut capaian tersebut sebagai bukti meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam.
“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” ujar Amsakar, Kamis (23/4/2026)
Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menilai dominasi Batam dalam investasi Kepri memiliki dampak strategis terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan.
“Batam memegang peran sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan. Pertumbuhan ini memberikan efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” kata Li Claudia Chandra.

