HARIANMEMOKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga menggelar Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terkait pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), sebagai upaya meningkatkan kesadaran serta peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya bencana.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Lingga, Kamis (29/1/2026), dan dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lingga, Gandime Diyanto, didampingi Kepala BPBD Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal.
Sosialisasi ini dihadiri oleh Kapolsek Daik Lingga, perwakilan Danramil, para camat, serta kepala desa se-Kabupaten Lingga.
Dalam arahannya, Asisten I Gandime Diyanto menegaskan bahwa kepala desa dan perangkat desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Ia mengimbau agar aparatur desa aktif melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat, terutama pembukaan lahan dengan cara membakar.
“Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama melalui sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, aparat keamanan, dan masyarakat. Dengan koordinasi yang baik, potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir sejak dini,” ujar Gandime.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal, menjelaskan bahwa sosialisasi KIE bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat mengenai dampak karhutla, baik terhadap lingkungan maupun kesehatan, termasuk aturan serta konsekuensi hukum yang dapat dikenakan.
“Informasi terkait aturan dan sanksi hukum ini diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membuka lahan,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Daik Lingga menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan sosialisasi tersebut.
Ia menegaskan kesiapan Polri untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memberikan imbauan, edukasi, serta penegakan hukum terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Dukungan serupa juga disampaikan perwakilan Danramil yang hadir. Ia menyatakan kesiapan TNI untuk bekerja sama dan mendampingi pemerintah daerah melalui patroli gabungan serta kegiatan imbauan kepada masyarakat sebagai langkah konkret mencegah terjadinya karhutla.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Lingga berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan demi terciptanya lingkungan yang aman dan berkelanjutan.

