SRU 2 melakukan pencarian ke arah barat menuju perairan Pulau Akar dan Pulau Panjang dengan RIB Polairud Polda Kepri serta speedboat milik masyarakat.

Tim juga memanfaatkan drone thermal untuk memperluas jangkauan pencarian.

Kepala Basarnas Tanjungpinang Fazzli mengungkapkan perkembangan operasi SAR Gabungan terhadap satu orang yang terjun dari Jembatan Barelang Kota Batam.

“Sesuai dengan rencana operasi pada hari kedua ini sejak pagi Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di perairan sekitar Jembatan Barelang,” jelas Fazzli.

Ia menerangkan selain penyisiran, tim gabungan juga melakukan pendeteksian menggunakan alat sonar dan pencarian melalui udara untuk mengetahui keberadaan korban yang terbawa arus air laut di Jembatan Barelang.

“Setelah dilakukan penyisiran, sekitar pukul 14:30 WIB Tim SAR gabungan menemukan korban dengan kondisi meninggal dunia dengan jarak 500 meter dari lokasi kejadian,” ungkapnya.

Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Rumah Sakit Bhayangkara Batam