HARIANMEMOKEPRI.COM — Setiap akhir pekan masyarakat Kota Batam berbondong-bondong mengunjugi tempat wisata Jembatan Barelang yang menjadi ikon Destinasi wisata Kota Batam saat ini, Minggu (22/2023).
Masyarakat yang mengunjungi lokasi Jembatan Barelang untuk mengisi liburan akhir pekan dan tahun baru Imlek bersama keluarga dan sanak saudara. Bahkan ada juga mengabadikan momen foto baik di Jembatan Barelang maupun disekitarnya.
Jembatan Barelang sendiri tidak pernah sepi dikunjungi khususnya libur panjang saat ini baik dari dalam maupun luar daerah Kota Batam sambil menikmati keindahan alam dari atas Jembatan Barelang.
Baca Juga: Muhaimin Iskandar Minta Kader PKB Kepri Rapatkan Barisan Jelang Pemilu 2024
Namun sisi lain, untuk biaya parkir kendaraan roda dua dan roda empat begitu mencengangkan, adapun nominal parkir motor sebesar Rp 5.000 sedangkan biaya parkir kendaraan roda empat yakni Rp 10.000 per unit.
Salah seorang juru parkir Nuryadi mengatakan kalau lokasi parkir ini sudah ada di tentukan dan tidak melanggar daripada aturan lalu lintas. Macam parkiran seperti inikan untuk umum tapi orang lebih banyak parkir di Jembatan.
“Jadi sudah banyak parkir di Jembatan kita sudah tidak dapat bang, bahkan kita mencari 200 motor sulit. Kalau hari besar ini dalam satu blok 100 motor makannya karcis dalam satu blok 100 hitungannya. Kita sistem bagi pekerjaan ibaratnya 70-30 kalau Mobil kita setor Rp 7.000 ke bos untuk kita sendiri Rp 3.000 . Kalau motor dapat Rp 2.000 untuk yang jaga dan Rp 3.000 setor ke Bos, sebab bos pun ada setoran kan,” jelas Nuryadi yang bekerja sebagai Juru parkir selama dua bulan.
Baca Juga: Turnamen E-sport Off-Line Mendapat Apresiasi dari KONI Provinsi Kepri
Tidak hanya itu, di bawah Jembatan Barelang biaya parkir kendaraan roda dua maupun roda empat dikenakan biaya lebih besar dua kali lipat, parkir roda dua Rp 10.000 dan roda empat Rp 20.000 per kendaraan di bawah satu manajemen.
“Kalau di bawah satu bos bang, parkir di bawah makin mahal Rp 20.000 satu mobil, satu motor Rp 10.000 karena lebih VIP kayaknya ibaratnya gak becek, bersih. Saya di sini baru sekitar dua bulanan kita disini sampai jam 10:00 malam hingga habis mobil kita jaga. Dalam satu hari ini saya sudah dapat 40 mobil pribadi dengan jumlah nominal Rp 400 ribu, saya dapatlah Rp 120 ribu sisanya ke Bos, dari Bos nanti setor ke Dishub,” pungkasnya.

