HARIANMEMOKEPRI.COM – Kondisi atap di dua titik dermaga Pelabuhan Kapal Pancung Sekupang, Batam, mengalami kerusakan parah dan belum mendapatkan penanganan.
Akibatnya, kenyamanan penumpang terganggu karena tidak lagi terlindungi dari panas matahari maupun hujan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan paling parah terlihat di area dekat loket tiket dan pintu keluar penumpang.
Seluruh bagian atap di titik tersebut sudah hilang, hanya menyisakan rangka besi yang terbuka.
Saat hujan turun, area tersebut menjadi licin dan membahayakan penumpang yang sedang beraktivitas.
Kepala Pos Pelabuhan Sekupang, Feri, saat ditemui pada Selasa (5/8/2025), mengatakan bahwa belum ada rencana renovasi dalam waktu dekat.
Namun, ia menyebutkan adanya rencana pembangunan dermaga baru yang sudah diusulkan ke DPRD.
“Kalau untuk tahun ini kemungkinan tidak ada renovasi. Tapi, insyaallah, kalau tidak dicoret oleh dewan, akan dibangun dermaga baru di sisi kiri pelabuhan yang ada sekarang. Percuma juga direnovasi kalau nanti dibongkar lagi. Itu informasi dari atasan saya,” ujarnya.
Feri menambahkan, pembangunan dermaga baru tersebut akan memisahkan jalur keberangkatan dan kedatangan guna meningkatkan kenyamanan dan kelancaran aktivitas pelabuhan.
Ia juga menyarankan agar informasi lebih lanjut dikonfirmasi ke Dinas Perhubungan Kota Batam.
Sementara itu, Kabid Laut Dinas Perhubungan Kota Batam, Musyadek, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, membenarkan adanya rencana tersebut.
“Untuk atap pelabuhan sudah dianggarkan tahun ini dan pelaksanaannya dijadwalkan tahun depan, Pak,” terang Musyadek.
Dengan kondisi saat ini, masyarakat dan pengguna jasa kapal berharap proyek pembangunan dan renovasi pelabuhan segera direalisasikan demi kenyamanan dan keselamatan penumpang.

