Menurutnya, barang-barang yang dicuri tersebut merupakan fasilitas yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas.

Amsakar menilai aksi pencurian ini bukan sekadar persoalan nilai barang, melainkan berdampak pada kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Amsakar menambahkan bahwa dalam berbagai kesempatan turun ke lapangan, masyarakat kerap menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan penerangan jalan.

Namun, upaya pemerintah menyediakan fasilitas tersebut justru terganggu akibat aksi pencurian kabel lampu jalan.

“Ini bukan sekadar nilai barang yang dicuri, tetapi persoalan fasilitas umum yang mengganggu masyarakat Kota Batam secara keseluruhan. Kami berharap masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif apabila menemukan tindak kejahatan dengan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian maupun Pemerintah Kota Batam,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Amsakar juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga sinergi dan kondusivitas di Kota Batam.

Dirinya menegaskan bahwa dirinya bersama Li Claudia Chandra terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.