Ia juga menekankan bahwa upaya pencegahan kanker tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Upaya pencegahan kanker tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat agar program yang dijalankan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan,” tambahnya.
Menurutnya, kepengurusan YKI yang baru di Kabupaten Kepulauan Anambas diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi sekaligus pendampingan kepada masyarakat dan keluarga penderita kanker.
“Saya berharap pengurus yang baru dapat menjadi motor penggerak di tengah masyarakat, tidak hanya dalam sosialisasi, tetapi juga hadir langsung memberikan pendampingan bagi para penderita kanker dan keluarganya,” ungkapnya.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten.
“Kesadaran dimulai dari diri sendiri. Dengan menerapkan pola hidup sehat dan saling mengingatkan, kita bisa menekan angka risiko kanker di masyarakat,” tuturnya.

