Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan medan hutan yang terjal serta kondisi malam hari membuat tim memutuskan menggunakan jalur laut untuk mempercepat proses pencarian.
“Berdasarkan informasi awal dari warga yang mengenali aktivitas para pelajar memang berada di sekitar Teluk Rambut, tim bisa langsung fokus ke titik itu. Tanpa itu, pencarian di hutan seluas itu akan memakan waktu lebih lama,” ujar Abdul Rahman.
Tim SAR kemudian menggunakan pompong nelayan untuk menuju lokasi. Sekitar pukul 01.30 WIB, ketiga pelajar berhasil ditemukan dalam kondisi sehat di sebuah pondok di sekitar Teluk Rambut.
Mereka kemudian dijemput dan dipulangkan ke keluarga masing-masing pada pukul 02.31 WIB.
Abdul Rahman menegaskan kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya komunikasi sebelum melakukan aktivitas di alam bebas.
“Ini menjadi pengingat dan pembelajaran bagi adik-adik kami agar selalu terbuka dan jelas dalam memberikan informasi terkait waktu pergi dan pulang, lokasi yang dituju, serta siapa saja yang terlibat ketika akan berkegiatan di alam terbuka,” katanya.

