HARIANMEMOKEPRI.COM — Menjelang peringatan satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Polres Kepulauan Anambas mengajak Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas untuk bersinergi menjaga stabilitas keamanan laut di wilayah perbatasan utara Indonesia.
Kapolres Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka menegaskan pentingnya peran HNSI sebagai mitra strategis dalam menjaga ketertiban dan keamanan laut di Anambas.
Sebagian besar wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas adalah laut. Karena itu, nelayan merupakan garda terdepan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban.
“Melalui sinergi ini, kami berharap HNSI dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kondusif menjelang satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran,” ujar Kapolres.
Selain membahas langkah-langkah menjaga keamanan laut, pertemuan tersebut juga menyoroti berbagai persoalan yang dihadapi para nelayan, terutama terkait aktivitas penangkapan ikan yang tidak sesuai aturan.
Polres Kepulauan Anambas pun mengimbau agar HNSI berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada para anggotanya untuk senantiasa mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.
Dengan jumlah anggota yang cukup besar, HNSI dinilai memiliki potensi besar menjadi mitra strategis pemerintah dan kepolisian dalam menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah maritim.
“Menjaga laut berarti menjaga kehidupan kita sendiri. Keamanan dan ketertiban di laut bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tanggung jawab kita semua,” tambah Kapolres.
Melalui kegiatan ini, Polres Kepulauan Anambas berharap kesadaran kolektif masyarakat semakin tumbuh, bahwa keamanan wilayah perbatasan bukan sekadar tugas aparat negara, tetapi juga bentuk nyata kecintaan terhadap tanah air dan laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat Anambas.

