“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru dan tenaga kependidikan yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mencerdaskan anak-anak di Kepulauan Anambas. Pengabdian Bapak dan Ibu adalah pondasi utama dalam membangun masa depan daerah kita,” ujar Raja Bayu.

Membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, ia menegaskan bahwa Hardiknas 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Pemerintah pusat, kata dia, saat ini memprioritaskan program Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) guna meningkatkan kualitas interaksi pembelajaran di kelas.

Selain itu, terdapat lima kebijakan strategis nasional yang menjadi fokus transformasi pendidikan, meliputi revitalisasi dan digitalisasi sarana pendidikan, peningkatan kesejahteraan guru, penguatan karakter siswa, penguatan literasi dan numerasi, serta pendidikan inklusif yang mudah diakses seluruh masyarakat.

Raja Bayu juga menekankan pentingnya filosofi “3M” sebagai kunci keberhasilan pembangunan pendidikan, yakni mindset atau pola pikir maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus.