Namun demikian, apabila pada lokasi tertentu telah tersedia layanan internet mandiri atau tidak memenuhi persyaratan operasional, keamanan, serta kelistrikan, maka akan dilakukan relokasi ke titik lain yang lebih membutuhkan.

Selain internet berbasis satelit, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas juga terus mendorong penguatan jaringan telekomunikasi darat.

Pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan jaringan fiber optik serta perluasan akses sinyal 4G kepada operator seluler dan pemerintah pusat.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Pada awal Desember 2025 lalu, jaringan 4G Telkomsel di Dusun Rintis, Desa Tarempa Selatan, yang sebelumnya merupakan wilayah blank spot, berhasil direalisasikan dan kini telah beroperasi.

“Wilayah yang sebelumnya tidak terjangkau sinyal kini sudah dapat menikmati layanan 4G. Manfaatnya langsung dirasakan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari,” ungkap Jeprizal.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap pemerataan akses komunikasi dan informasi di wilayah terluar semakin terwujud.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, keberadaan jaringan internet juga diharapkan mampu menunjang sektor pendidikan, kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, terus melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat guna memastikan jangkauan dan perluasan akses telekomunikasi dapat merata hingga ke pelosok wilayah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.