Ia menjelaskan, berdasarkan surat resmi dari BAKTI Komdigi RI, PT Telkom Satelit Indonesia ditunjuk sebagai penyedia layanan internet pada 17 titik lokasi tersebut.
Namun demikian, apabila pada lokasi tertentu telah tersedia layanan internet mandiri atau tidak memenuhi persyaratan operasional, keamanan, serta kelistrikan, maka akan dilakukan relokasi ke titik lain yang lebih membutuhkan.
Selain internet berbasis satelit, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas juga terus mendorong penguatan jaringan telekomunikasi darat.
Pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan jaringan fiber optik serta perluasan akses sinyal 4G kepada operator seluler dan pemerintah pusat.
Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Pada awal Desember 2025 lalu, jaringan 4G Telkomsel di Dusun Rintis, Desa Tarempa Selatan, yang sebelumnya merupakan wilayah blank spot, berhasil direalisasikan dan kini telah beroperasi.
“Wilayah yang sebelumnya tidak terjangkau sinyal kini sudah dapat menikmati layanan 4G. Manfaatnya langsung dirasakan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari,” ungkap Jeprizal.

