“Ini merupakan penanganan awal. Untuk solusi permanen masih menunggu kebijakan dari pemerintah daerah dan pemerintah provinsi. Namun langkah darurat ini penting agar abrasi tidak semakin meluas,” kata Edison.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah mengedarkan surat kepada seluruh instansi di wilayah Jemaja dan Jemaja Barat untuk melaksanakan gotong royong lanjutan yang dijadwalkan pada Jumat dan Senin (12 dan 15 Desember 2025).
Sementara itu, Kepala Desa Landak, Amirullah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, termasuk Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, yang sebelumnya meninjau langsung lokasi abrasi dan memberikan bantuan material berupa semen.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Bupati dan seluruh instansi yang terlibat. Bantuan material semen ini sangat membantu dalam memperkuat struktur jalan untuk sementara waktu,” ujar Amirullah.
Pemerintah kecamatan dan desa berkomitmen melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi jalan, terutama selama musim angin utara yang kerap membawa gelombang tinggi ke wilayah pesisir Jemaja.

