HARIANMEMOKEPRI.COM– Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jemaja menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Polres Kepulauan Anambas dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua FKUB Jemaja, Ustad Qosim, saat berbincang dengan awak media di Kedai Kopi Anugrah, Kecamatan Jemaja, Senin (1/6/2026)
Menurutnya, narkoba merupakan ancaman serius yang harus diperangi secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga lingkungan keluarga.
“Narkoba adalah musuh kita bersama. Karena itu, FKUB Jemaja mendukung penuh langkah dan kerja Polres Kepulauan Anambas dalam memberantas peredaran narkoba demi menyelamatkan generasi muda dan masa depan bangsa,” ujar Ustad Qosim.
Ia menegaskan, dukungan para ulama terhadap upaya pemberantasan narkoba bersifat mutlak dan menyeluruh. Selain melalui penegakan hukum, pencegahan juga harus dilakukan melalui edukasi moral, pembinaan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
Menurut Ustad Qosim, para ulama memandang narkoba sebagai ancaman yang dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan generasi muda, serta mengganggu ketertiban sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang menegaskan keharaman penyalahgunaan narkoba.
Dalam pandangan Islam, narkoba termasuk zat yang memabukkan dan merusak akal sehingga bertentangan dengan tujuan syariat dalam menjaga jiwa dan akal manusia.
Lebih lanjut, Ustad Qosim mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mendukung aparat kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba dengan meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Perang melawan narkoba bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan kebersamaan antara aparat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga, kita berharap Kabupaten Anambas dapat terbebas dari ancaman narkoba,” tegasnya.
FKUB Jemaja berharap sinergi antara masyarakat, tokoh agama, dan aparat penegak hukum terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Kepulauan Anambas.

