HARIANMEMOKEPRI.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna menggelar tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) di halaman kantor setempat, Senin (2/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah Natuna dan Anambas.

Acara dihadiri seluruh personel Kantor SAR Natuna, perwakilan media di Natuna, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Natuna.

Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan sejak awal hingga akhir kegiatan.

Doa Bersama dan Santunan

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Basarnas selama 54 tahun dalam mengemban tugas pencarian dan pertolongan.

Doa juga dipanjatkan untuk keselamatan seluruh personel dalam menjalankan operasi SAR, khususnya di wilayah perairan dan kepulauan Natuna yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

Dalam kesempatan tersebut, Kantor SAR Natuna turut menyerahkan santunan kepada yang berhak sebagai bentuk kepedulian sosial.

Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat berbagi sekaligus mempererat hubungan antara institusi dengan masyarakat sekitar.

Buka Puasa dan Pemotongan Tumpeng

Peringatan HUT ke-54 Basarnas tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Momentum tersebut dimanfaatkan dengan menggelar buka puasa bersama yang diikuti seluruh tamu undangan dan personel.

Setelah berbuka, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.

Prosesi ini menjadi penanda harapan agar Basarnas semakin solid dan profesional dalam menjalankan tugas kemanusiaan ke depan.

Tegaskan Komitmen Pelayanan

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-54 Basarnas mengusung tema “Soliditas dalam Tugas Kemanusiaan.” Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan tugas yang semakin kompleks.

“Melalui momentum Dirgahayu Basarnas ke-54 ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam upaya pencarian dan pertolongan serta menjaga keselamatan di wilayah Natuna maupun Anambas,” ujarnya.

Ia menegaskan, soliditas internal dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya, menjadi kunci keberhasilan setiap operasi SAR.

Sederhana namun Bermakna

Meski digelar secara sederhana, kegiatan tasyakuran berlangsung dengan nuansa kekeluargaan yang kuat. Interaksi hangat antara personel dan para tamu undangan mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas kemanusiaan.

Peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat profesionalisme, kesiapsiagaan, serta pengabdian kepada masyarakat. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai penutup rangkaian kegiatan.