Dari jumlah tersebut, Dana Desa Tahap I telah tersalurkan sebesar 40 persen atau Rp97.030.400.

“Penyaluran anggaran seperti BLT, honor guru PAUD, dan petugas posyandu sudah direalisasikan sejak Januari hingga April 2026. Ini merupakan komitmen kami agar program yang menyentuh langsung masyarakat berjalan tepat waktu,” ujar Badri.

Ia menegaskan, rapat evaluasi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kinerja perangkat desa sekaligus menjaga transparansi pengelolaan anggaran.

“Kami berharap seluruh perangkat desa dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan tetap menjaga transparansi dalam pengelolaan anggaran desa,” tambahnya.

Selain evaluasi anggaran, rapat juga membahas sejumlah program prioritas, di antaranya bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), program sembako ketahanan pangan, serta persiapan Pemilihan BPD.

Berbagai isu strategis terkait penyelenggaraan pemerintahan desa turut menjadi bahan diskusi.

Melalui keterlibatan berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Air Biru.