HARIANMEMOKEPRI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Anambas mengimbau nelayan serta masyarakat pengguna transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang sedang di perairan Anambas menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Imbauan tersebut juga ditujukan kepada warga pesisir yang berencana melakukan perjalanan mudik ke pulau-pulau di wilayah Kepulauan Anambas dengan menggunakan pompong maupun perahu pribadi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, Rovaniyadi, mengatakan peringatan ini disampaikan berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tarempa tertanggal 15 Maret 2026.
Ia menjelaskan, tinggi gelombang di perairan utara dan selatan Kepulauan Anambas diprediksi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter pada 16 hingga 17 Maret 2026.
Gelombang dengan kategori sedang ini dipicu oleh angin dari arah timur laut dengan kecepatan berkisar 11 sampai 14 knot.
“Oleh karena itu, masyarakat yang beraktivitas di laut perlu lebih berhati-hati, terutama nelayan dan warga yang hendak mudik,” kata Rovaniyadi, Minggu (15/3/2026).

