HARIANMEMOKEPRI.COM – Empat anggota Ditsamapta Polda Kepri resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melanggar kode etik profesi Polri dalam kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan Bripda NS.

Keputusan tersebut diambil dalam Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) yang berlangsung di Polda Kepri, Jumat (17/4/2026).

Keempat personel yang disidangkan masing-masing berinisial Bripda AS, Bripda AP, Bripda GSP, dan Bripda MA.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei menyampaikan rasa duka mendalam atas meninggalnya Bripda NS

Kombes Pol Nona juga menyampaikan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga diberikan ketabahan atas musibah ini,” ujar Kabidhumas Polda Kepri.

Ia menegaskan, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin berkomitmen menangani perkara ini secara menyeluruh, baik melalui jalur etik maupun pidana dengan prinsip transparansi dan keadilan.

Dalam hasil persidangan, keempat anggota dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran berat.