Baca Juga: Maryono Minta Maaf Kepada Djodi Sempat Merasa Kecewa : Kami Menyadari Kurangnya Komunikasi dan Koordinasi

“Setelah peristiwa itu masyarakat memilih untuk pindah dan tinggal di Tanjungpinang. Oleh karena itu peristiwa tersebut dipercaya menjadi salah satu alasan mengapa Senggarang menjadi kawasan yang kecil sedangkan Tanjungpinang saat ini lebih besar,” ungkap Erni.

Erni menambahkan mengapa kini banyak masyarakat Tionghoa bermukim di Senggarang karena dahulunya masyarakat Tionghoa bisa mengolah rempah-rempah khususnya Gambir dan berdagang melalui jalur laut.

Baca Juga: Letkol Inf Eka Ganta Chandra Jabat Dandim 0315 Tanjungpinang, Kolonel Inf Tommy Anderson Kasiops Kasrem 084

“Inilah alasan masyarakat Tionghoa banyak tinggal kebanyakan di atas laut serta saat ini masih ada peninggalan sejarah yang ada di Senggarang,” terangnya. 

Sisi lain pengurus Klenteng Vihara Dharma Sasana Hasan menyampaikan sejarah berdirinya Klenteng Vihara Dharma Sasana hingga sekarang sudah 308 tahun

Baca Juga: Tampilkan Tarian Khas, Lanud RHF Tanjungpinang Ikut Berpartisipasi Pawai Budaya Kota Tanjungpinang