Selain itu, Pulau Penyengat juga terkenal dengan pantai-pantainya yang indah dan khas dengan pasir putih dan air laut yang jernih. Para wisatawan juga bisa menikmati keindahan alam di Pulau Penyengat dengan menyewa sepeda atau sepeda motor dan mengelilingi pulau yang indah ini.

2. Klenteng Vihara Dharma Sasana

Klenteng Vihara Dharma Sasana adalah salah satu tempat wisata sejarah dan religius yang terletak di Pulau Senggarang, Tanjungpinang. Klenteng ini dibangun pada tahun 1728 dan menjadi salah satu klenteng tertua di Indonesia.

Baca Juga: Sejarah Singkat Tentang Nama Suku di Sumatera Barat, Berikut Penjelasannya

Klenteng Vihara Dharma Sasana awalnya dibangun untuk memuliakan dewa-dewi Tionghoa, tetapi seiring perkembangan waktu, tempat ini juga menjadi tempat ibadah umat Buddha dan Konghucu. Dalam kompleks klenteng ini terdapat berbagai bangunan yang menarik, seperti aula utama, kuil-kuil kecil, pagoda, dan taman bunga.

Salah satu hal menarik dari Klenteng Vihara Dharma Sasana adalah arsitektur bangunannya yang unik, dengan ornamen-ornamen dan ukiran-ukiran yang rumit dan indah. Klenteng ini juga memiliki nuansa kehidupan Tionghoa yang kuat, mulai dari altar pemujaan, hingga kue-kue khas Tionghoa yang dijual di sekitar area klenteng.

Selain sebagai tempat ibadah, Klenteng Vihara Dharma Sasana juga menjadi tempat wisata yang populer bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah dan budaya Tionghoa di Indonesia. Di sekitar klenteng, terdapat banyak pedagang yang menjual oleh-oleh khas Tanjungpinang, seperti kerupuk belinjo, kue lapis, dan keripik udang.