HARIANMEMOKEPRI.COM — Curah hujan yang melanda Tanjungpinang sejak malam hingga sore mengakibatkan beberapa ruas jalan mengalami banjir.
Ruas jalan mengalami banjir yaitu Jln Nusantara Km 12, akibatnya arus lalulintas terganggu bahkan tidak sedikit pengendara mencoba menerobos banjir tersebut, hingga banyak pula pengendara mengalami mogok atau mati mesin.
Gesy seorang pengendara mengatakan, ketinggian banjir cukup meredam mesin motornya, bahkan tingginya dapat mencapai setengah ban motornya.
Dirinya terpaksa mendorong motor yang di tungganginya ketika mati mesin karena terendam saat menerobos banjir
“Kalau hujan lebat memang kondisinya seperti ini, motor saya juga mogok jadi harus didorong dulu,” ucap Gesy.
Sisi lain, Ketua RT 02 RW 11 Kelurahan Batu IX, Sukirman menyampaikan genangan air tersebut disebabkan karena saluran drainase yang tak mampu menampung curah hujan yang tinggi.
Karena tidak tertampung, maka debit air meluap saat hujan deras tiba dan mengakibatkan banjir yang turut meredam ruko-ruko yang berada di Jalan Nusantara.
“Warga sudah ada yang mengungsi, karena takut airnya akan dalam. Saat ini ketinggian sudah mencapai 30 sentimeter,” tuturnya.
Menurut Kepala BPBD Tanjungpinang Muhammad Yamin, mengakui memang saluran drainase itu tidak mampu menampung aliran air yang banyak.
“Hanya di Jalan Nusantara saja yang banjir, kita sudah cek di Jalan Rawasari, Jalan Bestari dalam kondisi aman,” jelas Yamin.
Selain itu, BPBD Tanjungpinang juga mengantispasi terhadap pasang air laut yang disebabkan hujan deras. Petugas BPBD telah siap siaga serta waspada pada sejumlah titik.
“Semoga hujan tidak lebat, karna yang kita khawatirkan yakni hujan deras disertai pasang air laut. Maka kita standby,” pungkasnya.

