Lebih lanjut, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama melindungi keluarga dari ancaman narkoba.
Menurutnya, letak geografis Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Riau yang berdekatan dengan negara tetangga membuat wilayah ini memiliki potensi kerawanan terhadap masuknya jaringan peredaran narkotika.
“Karena karakteristik wilayah Tanjungpinang berbeda dengan daerah lain, kami tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan dan kerja sama semua pihak agar peredaran narkotika dapat dicegah dan diberantas secara maksimal,” tutup AKP Sofyan.

