Dalam setiap interaksi, petugas mengedepankan komunikasi persuasif dengan memberikan imbauan agar para pengungsi menjaga hubungan baik dengan masyarakat serta melaporkan setiap kendala kepada pihak berwenang.

Rakha menegaskan bahwa kolaborasi dengan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengawasan.

“Sinergi dengan perangkat lingkungan dan unsur keamanan sangat penting untuk memastikan pengawasan berjalan efektif serta mencegah potensi gangguan sejak dini,” ujar Rakha.

Ia menambahkan, Operasi Wirawaspada 2026 merupakan wujud kehadiran negara dalam menjaga ketertiban keimigrasian tanpa mengabaikan nilai kemanusiaan.

Selama pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Rudenim Pusat Tanjungpinang pun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan keimigrasian secara profesional, berkelanjutan, dan humanis demi menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.