“Artinya, trend menanjak positif. Ini berkat kolaborasi antara pemprov Kepri, pemko Tanjungpinang, dan masyarakat. Pembenahan objek-objek strategis di ibukota Kepri turut memberikan kontribusi besar,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, mengatakan gawai rakyat sebagai inisiatif pemko Tanjungpinang,

Nazri berharap dapat menjadi wahana untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan seni daerah kepada wisatawan, serta membangkitkan rasa kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya yang dimiliki.

“Pertunjukkan seni dan budaya masyarakat Tanjungpinang tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga merupakan upaya untuk memperkuat identitas dan melestarikan nilai-nilai budaya yang diwarisi dari generasi ke generasi,” tutup Nazri.