HeadlineTanjungpinang

Peresmian Kampung Ramadhan Tanjungpinang Meriah, Berikan Dorongan Pada UMKM Lokal

116
×

Peresmian Kampung Ramadhan Tanjungpinang Meriah, Berikan Dorongan Pada UMKM Lokal

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepri bersama Pj Walikota Tanjungpinang menyapa pedagang usai membuka Kampung Ramadhan di Lapangan Pamedan, Sabtu (23/3/2024) malam

HarianMemoKepri.com — Peresmian Kampung Ramadhan di Lapangan Pamedan Jalan Ahmad Yani, Tanjungpinang, pada Sabtu (23/3/2024) malam, disambut antusias oleh para pengunjung.

Kampung Ramadhan ini menawarkan berbagai jenis UMKM dengan harga terjangkau, memanjakan mata pengunjung.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Acara peresmian dihadiri oleh Pj Walikota Tanjungpinang dan Gubernur Kepri, yang dilakukan setelah menjalankan ibadah sholat isya dan tarawih berjamaah di Masjid Jannatul Ma’wa Jalan Soekarno Hatta.

BACA JUGA  Wako Medan Belajar Penataan Kawasan Pesisir di Tanjungpinang

Fadril Usman, Ketua Perserikatan Minang Maimbau (PSMM), menjelaskan bahwa Kampung Ramadhan tersebut menawarkan berbagai macam UMKM, mulai dari kuliner hingga pakaian dewasa dan anak-anak.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, memberikan apresiasi atas inisiatif Kampung Ramadhan dalam mendorong pemulihan ekonomi di Tanjungpinang.

“Bahwa inisiatif ini memberikan ruang bagi UMKM untuk memperjualbelikan hasil karya dan dagangannya menjelang hari raya, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkap Ansar.

BACA JUGA  Menag Yaqut Tandatangani Prasasti Peresmian Pagoda Sata Sahasra Buddha

Setelah diresmikan, Pj Walikota Tanjungpinang, Hasan, berharap agar Kampung Ramadhan dapat menjaga kebersihan dan ketertiban umum.

Dia menekankan kesiapan petugas Satpol PP dan Dishub dalam mengatasi masalah parkir.

“Evaluasi akan dilakukan untuk memperbaiki pelaksanaan acara ini di masa mendatang,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Kuasa hukum keluarga almarhum, Sesa Praty Pindana, SH, MH, bersama rekannya Perwira Hakim, SH, dan Agung Ramadhan Saputra, SH, menuntut adanya tanggung jawab moral dari pihak Puskesmas atas dugaan kelalaian yang menyebabkan kematian Dyo.