HARIANMEMOKEPRI.COM – PT Pelindo Multi Terminal Tanjungpinang terus melakukan pembenahan layanan publik di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), yang merupakan pintu gerbang utama Kota Tanjungpinang dan Pulau Bintan.

Sebagai terminal penumpang utama, Pelabuhan SBP memainkan peran penting dalam arus keluar masuk penumpang, baik domestik maupun internasional. Untuk itu, peningkatan layanan dan fasilitas terus dilakukan.

Manager Operasional I PT Pelindo Multi Terminal Tanjungpinang, Alfensius Romyco, mengatakan bahwa berbagai perbaikan telah dilakukan, mulai dari aspek pelayanan hingga sarana pendukung pelabuhan.

Ia menyampaikan hal ini mewakili Branch Manager PT Pelindo Regional I Cabang Tanjungpinang.

“Meskipun tahun ini traffic naik sekitar 2,5 persen, kami tetap bisa menyelenggarakan pelayanan angkutan Lebaran dengan lancar dan selamat. Ini berkat dukungan seluruh stakeholder yang turut membantu kami,” ujar Alfensius, Sabtu (24/5/2025).

Beberapa program dalam inisiatif SBP Berbenah 2025 meliputi kesiapan fasilitas keselamatan, peningkatan kenyamanan penumpang, serta pembenahan pola pelayanan. Peningkatan layanan yang telah terealisasi antara lain:

Pelayanan handling baggage gratis

Penataan ulang akses troli barang

Pengaspalan jalan dan penataan pedestrian walk

Replating Ponton A/B (Internasional)

Penggantian jembatan ponton

Penambahan eskalator dan perbaikan fender dermaga

Penataan toilet dan area drop-off penumpang

Pemasangan kaca film Sparta di Terminal Domestik

Penambahan AC standing

Bundling tiket dan pas masuk untuk rute internasional

Penataan informasi embarkasi-debarkasi, porter, dan sistem e-ticketing

“Kita menyadari bahwa ponton adalah sarana utama kegiatan naik turun penumpang, dan kami telah melakukan perawatan signifikan terhadap fasilitas ini,” jelasnya.

Alfensius juga menyebutkan bahwa pihaknya telah menerapkan sistem manajemen wajib sesuai dengan regulasi yang ditetapkan otoritas pelabuhan.

“Tidak hanya keselamatan, kami juga berbenah dari sisi kenyamanan. Perawatan terhadap kebocoran dan pengaspalan jalan sudah kami lakukan,” katanya.

Sejak empat bulan terakhir, termasuk masa Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pelindo juga telah mengaktifkan trestle khusus untuk keberangkatan di terminal penumpang.

Hal ini dinilai membantu memisahkan arus penumpang datang dan berangkat, sehingga menambah kenyamanan pengguna jasa pelabuhan.

“Dengan pemisahan jalur ini, para penumpang tidak lagi berselisih di jalan. Semua trestle kini difungsikan khusus untuk keberangkatan,” tutup Alfensius.