Lis menekankan bahwa kondisi APBD yang memprihatinkan ini menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah Kota dan DPRD untuk mencari solusi.

“Melalui kebijakan realokasi anggaran dan pokok-pokok pikiran DPRD, kita harus bergotong-royong untuk menstabilkan kondisi APBD Tanjungpinang, sesuai dengan peribahasa ‘berat sama dipikul, ringan sama dijinjing’,” pungkasnya.