“Kita sudah sosialisasi langsung ke pedagang, mungkin karena kesibukan para pedagang. Yang kita masukkan ini juga terdapat pedagang kaki lima yang sudah di data oleh Disdagin,” jelas Direktur BUMD tersebut.

Sebagaimana diketahui Pasar Baru KUD terdapat 3 gedung terdiri 22 kios pada lantai I, di lantai II 197 lapak/meja, dan 149 kios di lantai III. Selain itu juga terdapat musholla, tempat bermain anak, alat detektor, sensor kebakaran, IPAL, ruang menyusui, P3K dan ATM Center.

“Sedangkan di blok B-C memiliki 1 lantai terdapat 44 kios, meja lapak 116 unit. Blok D 2 lantai dimana lantai bawah itu meja ikan sebanyak 122 unit dan lantai II 50 kios dan meja 80 unit,” kata Direktur BUMD menambahkan.

Senanda hal itu, Asabri selaku Pengawas Pasar menyampaikan sebagaimana telah dijelaskan Direktur BUMD Tanjungpinang, ia telah membuka pengumuman untuk pendaftaran sampai tanggal 16 Januari namun karena belum maksimal sehingga diperpanjang 19 Januari 2024.

“Jika sampai hari ini masih sedikit, mungkin kami jemput bola ke pedagang baik itu pedagang kaki lima maupun pedagang eksisting kita. Ini kita lakukan keseluruh pedagang yang direlokasi di Pasar Puan Ramah,” kata Sabri (sapaan akrabnya).