HARIANMEMOKEPRI.COM – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Juru Sembelih Halal (Juleha) Tanjungpinang menyiapkan sebanyak 200 personel untuk membantu proses penyembelihan hewan kurban di berbagai lokasi pelaksanaan qurban.

Ketua Juleha Tanjungpinang, Saparilis, mengatakan seluruh personel akan diterjunkan telah memperoleh pembekalan dan pelatihan sesuai standar kompetensi nasional bidang penyembelihan hewan halal.

Menurutnya, profesi juru sembelih halal kini memiliki standar resmi mengacu pada Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 147 Tahun 2022 tentang Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang penyembelihan hewan halal.

“Kompetensi kerja juru sembelih halal sekarang menjadi acuan utama dalam kesiapan melaksanakan tugas penyembelihan,” kata Saparilis, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, para juru sembelih tidak hanya memahami tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam, tetapi juga dibekali pengetahuan mengenai kebersihan, keamanan pangan, serta kesejahteraan hewan.

Saparilis menegaskan, pelaksanaan qurban harus memenuhi tiga unsur penting, yakni sesuai syariat Islam, aman bagi masyarakat, dan memperhatikan kondisi hewan sebelum disembelih.

“Kesejahteraan hewan, kesehatan masyarakat, dan syariat Islam harus berjalan bersama dalam pelaksanaan kurban,” ujar Saparilis.

Lebih lanjut, ia menyebut setiap juru sembelih wajib menguasai sejumlah kompetensi dasar, mulai dari membaca dua kalimat syahadat dengan benar, menjaga sanitasi area penyembelihan, menyiapkan peralatan, hingga memastikan hewan telah mati sempurna sebelum memasuki tahap pengulitan.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan spiritual bagi seorang juru sembelih halal.

“Orang yang tidak mampu membaca dua kalimat syahadat dan tidak menjalankan salat belum diperbolehkan melakukan penyembelihan hewan kurban,” tegasnya.

Saparilis berharap panitia qurban di seluruh wilayah Tanjungpinang dapat menjalin koordinasi dengan Juleha dan tenaga kesehatan hewan agar proses penyembelihan berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

“Harapan kita, pelaksanaan kurban tahun ini berlangsung aman, sehat, bersih, dan halal sesuai syariat Islam,” tutupnya.