“Pemerintah Provinsi Kepri terus berkomitmen dan serius dalam memperhatikan kesejahteraan nelayan melalui berbagai program strategis. Kami terus berupaya agar kebijakan yang ada bisa terimplementasi dengan baik di seluruh kabupaten/kota,” ujar Said.
Dalam kesempatan yang sama, tokoh pembentukan Provinsi Kepri, Huzrin Hood, turut memberikan pandangan. Ia menekankan pentingnya kebijakan lebih terarah dan berkelanjutan, terutama dalam penguatan infrastruktur perikanan serta peningkatan kualitas pendidikan masyarakat pesisir.
Menurutnya, akses terhadap sarana produksi dan pendidikan menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus mengurangi kemiskinan di wilayah pesisir.
“Pembangunan tidak cukup hanya berbasis program, tetapi harus menjawab kebutuhan nyata masyarakat di pulau-pulau, baik dari sisi ekonomi maupun pendidikan,” kata Huzrin Hood.
Seminar ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat nelayan, sekaligus mendorong lahirnya kebijakan lebih tepat sasaran dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan nelayan di Kepulauan Riau.

