HARIANMEMOKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang memastikan program Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan kembali diusulkan dalam penganggaran tahun 2027.
Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, setelah anggaran untuk program Komcad ASN tahun 2026 diketahui belum terakomodasi dalam APBD.
Lis mengakui, terlewatnya anggaran tersebut disebabkan kelalaian dalam proses pembahasan.
Ia menyebut tidak ada unsur kesengajaan dari pihak Pemko Tanjungpinang, melainkan murni kekeliruan atau human error.
Menurut Lis, kondisi tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah. Ia bahkan menyayangkan tidak adanya catatan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau saat melakukan evaluasi APBD, yang seharusnya dapat menjadi pengingat bagi Pemko.
”Kita juga menyayangkan pada saat evaluasi di Gubernur, kenapa tidak ada catatan, kalau ada catatan tentu kita bisa diingatkan,” kata Lis, Senin (2/11/2026).
Ia menegaskan, persoalan tersebut tidak akan kembali terulang dalam penyusunan anggaran berikutnya.
Pemko Tanjungpinang berkomitmen memasukkan kebutuhan anggaran Komcad ASN dalam APBD 2027.
”Memang itu kelewat, itu asli human error, memang kita semua terlupa, tahun 2027 ini sudah masuk, wajiblah masuk,” tegasnya.
Terkait pelaksanaan program, Lis menyebut dukungan unsur TNI dan Polri diyakini dapat membantu menyukseskan kegiatan Komcad ASN tersebut.
Meski demikian, jumlah ASN yang akan diikutsertakan masih akan disesuaikan dengan kebutuhan program serta kemampuan keuangan daerah.

