Lis juga mengungkapkan bahwa antusiasme ASN Pemko Tanjungpinang untuk mengikuti program Komcad cukup besar. Hal itu terlihat dari jumlah aparatur yang telah mendaftarkan diri.

Bahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, Tanjungpinang berada di peringkat ketiga dalam jumlah pendaftar ASN yang berminat mengikuti program tersebut.

”Sebenarnya sudah banyak, ASN yang sudah mendaftar juga sudah banyak, kita termasuk posisi nomor tiga kalau tidak salah saya,” ungkapnya.

Dengan tingginya minat ASN tersebut, Lis berharap penganggaran pada 2027 dapat terealisasi sehingga program Komcad bisa dilaksanakan dengan menyesuaikan kemampuan APBD Kota Tanjungpinang.

”2027 wajib lah, wajib masuk dan kita yakin lah,” tutup Lis.