HARIANMEMOKEPRI.COM – Suasana Kota Tanjungpinang pada Sabtu (11/10/2025) dipenuhi semarak warna dan antusiasme warga yang memadati jalan-jalan utama untuk menyaksikan Pawai Budaya dan Mobil Hias dalam rangka Hari Jadi ke-24 Kota Otonom Tanjungpinang.
Pawai budaya tersebut dimulai dari Jalan Merdeka dan berakhir di Tugu Sirih Tepi Laut Tanjungpinang, sementara pertunjukan mobil hias mengambil rute dari Terminal Bintan Center menuju lokasi yang sama. Ribuan warga tampak memadati berbagai titik untuk menikmati suguhan seni dan kreativitas peserta.
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun dalam memperingati HUT Kota Otonom.
Selain menjadi ajang hiburan, pawai juga diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal.
“Alhamdulillah, ini sebenarnya rutinitas kita dalam rangkaian HUT Kota Otonom. Mudah-mudahan dengan peringatan HUT ke-24 ini, Tanjungpinang bisa lebih baik dan lebih maju,” ujar Lis.
Lis juga menyampaikan bahwa dirinya baru kembali dari sejumlah pertemuan di Jakarta terkait pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan pembangunan Gedung Olahraga (GOR) untuk Tanjungpinang.
“Mudah-mudahan bisa terealisasi. Tinggal satu langkah lagi GOR kita bisa dibangun. Hari Rabu besok saya kembali ke Jakarta bertemu beberapa kementerian, salah satunya Kementerian Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah,” tambahnya.
Selain itu, Pemko Tanjungpinang juga tengah mengajukan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru, meski masih ada beberapa persyaratan administrasi yang harus dilengkapi.
“Dengan kerja sama yang baik, di usia ke-24 tahun Kota Otonom ini, mudah-mudahan tahun depan banyak program yang bisa kita wujudkan, terutama pembangunan sentra-sentra penting lainnya,” ungkap Lis.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang Muhammad Nazri menyebutkan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 5.400 peserta dari berbagai elemen masyarakat.
“Di barisan kehormatan ada sekitar 500 peserta dari unsur TNI-Polri. Dari sekolah ada 17 peserta, totalnya mencapai lebih dari 500 orang, belum termasuk peserta mobil hias,” jelas Nazri.
Nazri menambahkan, pawai budaya dan mobil hias juga dinilai oleh dewan juri dengan kategori penilaian meliputi kerapian, atraksi, dan kreativitas, untuk menentukan juara 1, 2, 3, serta juara harapan dari masing-masing kategori.
“Total hadiah yang kami siapkan sebesar Rp32,5 juta,” pungkasnya.

