“Bagi sebagian orang hal ini menjadi semacam kewajiban yang bila ditinggalkan serasa ada yang kurang dalam melangkahkan kaki menyongsong puasa Ramadhan,” ungkap ketua PCNU Kota Batam.

Sementara itu Ustad Imam Sofyan Santun mengungkapkan memang pada masa awal-awal Islam, Rasulullah Saw memang pernah melarang umat Islam berziarah kubur mengingat kondisi keimanan mereka pada saat itu yang masih lemah, Serta kondisi sosiologis masyarakat arab masa itu yang pola pikirnya masih didominasi dengan kemusyrikan dan kepercayaan kepada para dewa dan sesembahan. 

Baca Juga: Wisata Pantai Indah Tangga 2000 Gorontalo Miliki keindahan Sendiri Cek Info Selengkapnya

“Sebagaimana Rasulullah saw mengkhawatirkan terjadinya kesalahpahaman ketika mereka mengunjungi kubur baik dalam berperilaku maupun dalam berdo’a. Oleh karena itu dibenarkan berziarah kubur orang tua dan juga ke makam orang shalih dan para wali, Selama ziarah itu dapat mengingatkan kita kepada akhirat.”

“Begitu pula ziarah ke makam para ulama-ulama yang ada di bumi melayu ini merupakan sebuah kebaikan yang dianjurkan sebagaimana pendapat Ibnu Hajar al-Haytami dalam kitab ‘al-fatawa al-fiqhiyah al-kubra,” ungkap Ustad Imam Sofyan Santun.