Seorang petani sayur setempat mengaku sangat terbantu dengan keberadaan pupuk gratis ini karena mampu memangkas biaya produksi pertaniannya hingga separuh dari pengeluaran biasa pada musim tanam sebelumnya.
Gaya hidup minim sampah yang diterapkan secara disiplin di dalam lingkungan pesantren ini akhirnya dilirik oleh pemerintah daerah sebagai model percontohan pengelolaan lingkungan hidup berbasis komunitas keagamaan.
Banyak kunjungan akademisi dari berbagai universitas ternama yang datang langsung untuk mempelajari metode pendekatan budaya dan keagamaan yang diterapkan oleh Kiai Ahmad dalam menggerakkan aksi konservasi alam.
Meskipun namany kini makin populer di kalangan aktivis lingkungan nasional, Kiai Ahmad tetap memilih tampil bersahaja dan menolak berbagai tawaran penghargaan mewah dari lembaga donor internasional maupun instansi pemerintah.
Bagi sang kiai, imbalan terbesar dari seluruh kerja kerasnya selama belasan tahun ini adalah melihat senyum damai anak-anak desa yang bisa bermain air jernih tanpa perlu mengkhawatirkan konflik antarwarga.
Beliau selalu mengingatkan para tamu yang berkunjung bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian yang tak terpisahkan dari iman dan pengabdian manusia kepada Sang Pencipta alam semesta.
Prinsip dasar bahwa bumi merupakan rumah bersama yang harus dijaga tanpa memandang sekat perbedaan keyakinan terus ditanamkan secara mendalam kepada setiap generasi muda yang belajar di tempat tersebut.
Kini pada penghujung bulan Oktober dua ribu dua puluh enam ini, pesantren ekologis tersebut telah melahirkan ratusan alumni yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dengan membawa misi kelestarian lingkungan yang serupa.

