RELIGI (HMK) — Perintah menundukkan pandangan memiliki hikmah yaitu agar seorang manusia terjaga kesuciannya.

Umat muslim yang menjaga pandangannya akan dilindungi dari segala perbuatan dosa dan juga sikap tercela.

Terkadang suatu perzinaan diawali oleh pandangan yang menimbulkan keinginan terlarang dalam pikiran.

Menundukkan pandangan merupakan perkara berat yang memiliki faidah yang besar.

Dengan membaca hadits-hadits dan juga perkataan ulama mengenai keutamaan menundukkan pandangan, insyaaAllah bisa memperkuat keteguhan dalam menundukkan pandangan.

Baca Juga: Amalan yang Mempermudah Datangnya Rezeki

Inilah kumpulan hadits dan perkataan ulama tentang menundukkan pandangan sebagaimana dikutip Harianmemokepri.com dari artikel Khazanahimani.com berjudul “Kumpulan Hadits dan Perkataan Ulama Tentang Menundukkan Pandangan atau Godhul Bashor “.

“َ مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنْ النِّسَاءِ” (الحديث)

“Tidaklah aku meninggalkan suatu fitnah sepeninggalanku yang lebih dahsyat bagi para kaum laki-laki melebihi fitnah wanita.” (HR Bukhari & Muslim)

فَاتَّقُوا الدُّنْيَا وَاتَّقُوا النِّسَاءَ فَإِنَّ أَوَّلَ فِتْنَةِ بَنِى إِسْرَائِيلَ كَانَتْ فِى النِّسَاءِ. (الحديث)

“Oleh karena itu, berhati-hatilah terhadap dunia dan wanita, karena fitnah yang pertama kali terjadi pada Bani Israil adalah karena wanita.” (HR. Muslim)

إِنَّ الْمَرْأَةَ تُقْبِلُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ، وَتُدْبِرُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ، فَإِذَا أَبْصَرَ أَحَدُكُمُ امْرَأَةً فَلْيَأْتِ أَهْلَهُ، فَإِنَّ ذَلِكَ يَرُدُّ مَا فِي نَفْسِهِ

Baca Juga: Manfaat Puasa Untuk Jasmani dan Rohani

Sesungguhnya wanita itu menghadap dari depan dalam bentuk setan, membelakang dalam bentuk setan, maka jika seseorang dari kalian melihat wanita maka hendaklah ia mendatangi istrinya, karena hal itu akan manghilangkan apa yang ada dalam dirinya (syahwat). [HR Muslim]

بلغنا أن أكثر ذنوب أهل النار في النساء. (أبو صالح السمان)

“Telah sampai kepada kami bahwa kebanyakan dosa penduduk neraka adalah dalam perkara wanita.” [At-Takhwif minan Nar, dari Abu Shalih as-Samman]

“ما يئس الشيطان من ابن آدم إلا أتاه من قبل النساء.” (ابن المسيب)

“Kalau setan sudah putus asa menggoda seorang hamba, pasti dia akan mendatanginya dari jalan wanita.” [Dzammul Hawa, dari Said bin al-Musayyab]. *** (Muhammad Mustofa Syafiq/KhazanahImani.com)