Andika Rachman juga menyebutkan bahwa dengan di adakan Diskusi Publik seperti ini bisa membangkitkan semangat dalam berpartisipasi aktif berpolitik, cerdas untuk memilih. Maka tadi ditampilkan berbagai macam survey sehingga mereka bisa terpacu pemikiran untuk bisa memilih pilihan yang tepat.

Baca Juga: Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja Amankan Pelaku Jambret Handphone, Satu Orang Dalam DPO

“Anak muda itu idenya sangat banyak kita perlu ide – ide yang fresh dari anak muda, kan selama ini pemain Politik tua – tua semuanya ketika kita punya anak muda masih idealis idenya fresh nah itu bisa membuat perubahan dikemudian hari,” terangnya. 

Pada kesempatan yang sama juga Sigit Pramono Direktur RETas Institute mengungkapkan fokus dari kegiatan Diskusi Publik ini ialah tahun 2024 adalah momentum bagi bangsa ini menyelesaikan banyak hal yakni agenda reformasi yang belum tuntas, penegakan hukum yang mudah-mudahan bisa mensejahterakan. 

“Nah ini saatnya pemerintah bersama seluruh lapisan masyarakat menyelamatkan Pemilu 2024. Untuk itu pemilih pemula atau pemilih muda itu sangat signifikan tidak kurang dari 50 persen harus punya orientasi yang jelas dan tidak boleh apolitis karena akan menentukan jalannya kehidupan berbangsa dan bernegara,”tutur Sigit. 

Baca Juga: Di Duga Korsleting Listrik Satu Unit Rumah Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

Sigit Pramono mengharapkan Pemuda harus memiliki orientasi politik yang kuat. Yang menarik dalam Diskusi Publik ini adalah Politik itu yang kebermanfaatan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.