Sementara itu, Ketua OKK (Bappilu) Gerindra Anambas, Muh. Nasrul Arsyad, menegaskan bahwa Gerindra memiliki garis perjuangan yang jelas dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Kami ingin memastikan bahwa siapa pun yang masuk ke Gerindra bukan karena momentum politik, tapi karena komitmen jangka panjang terhadap cita-cita perjuangan partai,” tegasnya.

Seperti diketahui, isu bergabungnya Budi Arie mencuat setelah ia menyampaikan hal tersebut saat membuka Kongres III Projo di Jakarta, Sabtu (1/11/2025).

Dalam pidatonya, ia menyebut langkah itu sebagai dukungan untuk memperkuat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Dengan munculnya gelombang penolakan dari berbagai daerah, termasuk Anambas, langkah politik Budi Arie kini menjadi sorotan dan memunculkan pertanyaan publik soal arah baru hubungan Projo – Gerindra di era pemerintahan Prabowo–Gibran.