HMK, Pertanian — Ubi merupakan salah satu tanaman yang banyak diminati karena mudah dibudidayakan dan memiliki banyak manfaat. Tanaman ini juga bisa tumbuh di berbagai jenis tanah dan cuaca. Berikut ini adalah panduan lengkap cara menanam ubi dengan baik agar hasil panen Anda maksimal.

1. Persiapan Lahan

Pilihlah lahan yang mendapat sinar matahari penuh minimal 6 jam sehari. Ubi dapat tumbuh dengan baik di tanah yang gembur, kaya bahan organik, dan memiliki pH antara 5,5 hingga 6,5. Bersihkan lahan dari gulma dan bebatuan agar ubi dapat berkembang dengan optimal.

2. Pemilihan Bibit Ubi

Gunakan bibit ubi yang sehat, bebas dari penyakit dan cacat. Biasanya bibit yang digunakan adalah rimpang ubi yang sudah tua dan memiliki mata tunas yang tumbuh.

3. Penanaman

Tanam bibit ubi dengan posisi miring atau datar di dalam lubang tanam sedalam 5-10 cm dengan jarak tanam sekitar 30-50 cm antar tanaman dan 80 cm antar baris. Setelah tanam, tutup bibit dengan tanah dan siram dengan air secukupnya.

4. Perawatan Tanaman

Penyiraman: Siram tanaman secara teratur terutama pada masa pertumbuhan awal, namun hindari genangan air.
Pemupukan: Berikan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang secara berkala. Jika diperlukan, tambahkan pupuk NPK sesuai dosis yang dianjurkan.
Pengendalian Gulma: Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman agar tidak bersaing dengan ubi.
Pengendalian Hama dan Penyakit: Awasi serangan hama seperti ulat dan penyakit seperti busuk akar. Gunakan pestisida alami atau kimia jika diperlukan.

5. Panen

Ubi biasanya dapat dipanen setelah berumur 3-4 bulan tergantung varietas dan kondisi tumbuh. Tanda ubi siap panen adalah daun mulai menguning dan tanaman mulai mengering. Gali ubi dengan hati-hati agar tidak merusak rimpang.

6. Penyimpanan

Simpan ubi di tempat yang kering dan tidak terkena sinar matahari langsung agar tidak cepat busuk. Dengan penyimpanan yang baik, ubi dapat tahan hingga beberapa minggu.(*)