Selama tiga bulan masa pembelajaran, para lansia mengikuti 12 kali pertemuan yang mencakup materi keagamaan, keterampilan hidup, kesehatan, aktivitas fisik, hingga rekreasi edukatif.

Program ini dirancang sebagai bagian dari inisiatif Bintan Peduli Lansia yang bertujuan memberikan ruang produktif bagi warga lanjut usia untuk tetap aktif dan bermanfaat.

Beberapa peserta mengaku terharu bisa mengikuti kegiatan ini, karena bagi sebagian dari mereka, inilah kali pertama merasakan pengalaman belajar di sebuah sekolah.

Pemkab Bintan berharap program Sekolah Lansia ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan sebagai salah satu bentuk perhatian nyata terhadap kesejahteraan para lansia di daerah tersebut.