HARIANMEMOKEPRI.COM – Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Naker) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melakukan monitoring dan evaluasi (monev) Program Pemagangan Nasional Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendal, Jumat (19/12/2025).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memastikan program pemagangan berjalan sesuai dengan ketentuan serta standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
Perwakilan Tim Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemnaker, Ahmad Faruq Waqfi, mengatakan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk melihat secara langsung pelaksanaan program di lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi.
“Monitoring dan evaluasi ini bertujuan memastikan pelaksanaan Program Magang Nasional berjalan sesuai standar serta mengidentifikasi kendala sebagai bahan perbaikan ke depan,” ujar Ahmad Faruq Waqfi.
Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha Lapas Kelas IIA Kendal, Adriyanti Wing Kartika Sari, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Magang Nasional di lingkungan lapas.
Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari pembinaan sekaligus peningkatan kompetensi bagi peserta magang.
“Kami menyambut baik kegiatan monitoring dan evaluasi ini sebagai bentuk sinergi antarlembaga. Program magang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta meningkatkan keterampilan peserta secara berkelanjutan,” ungkap Adriyanti.
Dalam kegiatan tersebut, tim Barenbang Naker melakukan peninjauan langsung ke lokasi pelaksanaan magang, berdialog dengan pihak lapas serta peserta magang, dan melakukan evaluasi administrasi maupun teknis program.
Hasil monitoring dan evaluasi ini diharapkan menjadi dasar penyempurnaan pelaksanaan Program Magang Nasional ke depan, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan keberlanjutan program sebagai salah satu instrumen strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja.

