HARIANMEMOKEPRI.COM– Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan pentingnya pelaksanaan kegiatan Admisi Orientasi bagi Warga Binaan baru sebagai langkah awal dalam proses pembinaan dan adaptasi kehidupan pemasyarakatan.

Menurutnya, admisi orientasi menjadi wujud kerja nyata Lapas Cipinang dalam memastikan setiap Warga Binaan memahami sistem pembinaan sejak hari pertama menjalani masa pidana.

Kegiatan tersebut dinilai sebagai fondasi utama dalam menciptakan iklim pembinaan yang aman, tertib, serta berorientasi pada perubahan perilaku positif.

Admisi orientasi ini bukan sekadar pengenalan lingkungan, tetapi bagian dari komitmen Lapas Cipinang untuk memastikan setiap Warga Binaan memahami aturan, hak, dan kewajibannya sejak awal.

“Dengan pemahaman yang baik, Warga Binaan diharapkan dapat mengikuti pembinaan secara optimal, disiplin, dan bertanggung jawab,” tegas Wachid, Senin (19/1/2026).

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Kasi Bimkemas) Lapas Cipinang, Endi Budi Hernadi, menjelaskan bahwa materi admisi orientasi dirancang untuk membuka akses informasi seluas-luasnya kepada Warga Binaan baru.

Pihaknya memastikan Warga Binaan mengetahui seluruh program pembinaan yang tersedia, mulai dari pembinaan kepribadian dan kemandirian, layanan keagamaan, pendidikan, hingga pembinaan sosial.

“Setiap Warga Binaan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan memperbaiki diri,” jelas Endi.

Sebagai informasi, kegiatan admisi orientasi ini dilaksanakan pada Rabu (19/1/2026) dan diikuti oleh 74 Warga Binaan baru.

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait hak dan kewajiban, aturan serta tata tertib, sekaligus memperkenalkan berbagai program pembinaan yang tersedia di Lapas Cipinang.

Salah satu Warga Binaan baru berinisial HTI mengaku, kegiatan admisi orientasi sangat membantu dirinya dalam memahami situasi dan proses pembinaan yang akan dijalani.

“Dengan adanya penjelasan sejak awal, saya jadi lebih tenang dan paham apa yang harus saya lakukan selama di sini. Ini membuat saya lebih siap mengikuti pembinaan dan berusaha berubah menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Melalui kegiatan admisi orientasi ini, Lapas Cipinang menegaskan komitmennya dalam menjalankan sistem pemasyarakatan yang PRIMA—Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel.

Langkah ini sekaligus mendukung terwujudnya lapas yang aman, tertib, dan kondusif sebagai ruang pembinaan yang bermakna, sejalan dengan semangat Kerja Nyata dan Pelayanan Prima Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.