HARIANMEMOKEPRI.COM — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kendal bersama Lapas Terbuka Kendal terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan lahan perikanan.
Salah satunya dengan membuka kolam tambak ikan bandeng di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kendal yang berlokasi di Lapas Terbuka Kendal, Sabtu (31/1/2026).
Pembukaan lahan tambak baru ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama seluas satu hektare yang telah berjalan sebelumnya.
Pada tahap awal tersebut, kolam tambak diisi sebanyak 21.000 ekor ikan bandeng dan menunjukkan hasil yang cukup baik.
Kepala Lapas Kendal, Ary Nirwanto, mengatakan pengembangan tambak bandeng ini menjadi bagian dari strategi Lapas Kendal dalam mendukung ketahanan pangan.
Program tersebut juga sejalan dengan salah satu dari 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS), sekaligus sebagai sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Program ketahanan pangan ini tidak hanya bertujuan mendukung swasembada pangan nasional, tetapi juga menjadi wadah pembinaan agar warga binaan lebih mandiri dan produktif.
“Kami akan terus mendorong perluasan lahan dan pengembangan budidaya agar hasilnya optimal dan berkelanjutan,” ujar Ary Nirwanto.
Ia menegaskan, Lapas Kendal berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pertanian dan perikanan sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi media pelatihan produktif bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat setelah selesai menjalani masa pidana.
Melalui sinergi antara Lapas Kendal dan Lapas Terbuka Kendal dalam optimalisasi pemanfaatan lahan, hasil budidaya ikan bandeng diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan lokal, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga binaan serta masyarakat sekitar.

